https://jurnal.stikeskb.ac.id/index.php/akbid/issue/feed Jurnal STIKes Kesehatan Baru 2026-05-30T15:08:42+00:00 Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul</strong></p> <p><strong>Deskripsi Umum:</strong> Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul adalah publikasi ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru Doloksanggul. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian terbaru di bidang kesehatan dan Administrasi Rumah Sakit, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik kesehatan di Indonesia.</p> <p><strong>Lingkup dan Topik:</strong> Jurnal ini mencakup berbagai topik di bidang kesehatan, termasuk namun tidak terbatas pada:</p> <ul> <li>S1 Administrasi Rumah Sakit</li> <li>D3 Keperawatan</li> <li>D3 Kebidanan</li> </ul> <p><strong>Fokus Penelitian:</strong> Jurnal ini berfokus pada penelitian empiris, studi kasus, review sistematis, dan inovasi dalam praktik klinis serta kebijakan kesehatan yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Kami mendorong penelitian yang tidak hanya relevan dengan konteks lokal tetapi juga berkontribusi pada pemahaman global mengenai isu-isu kesehatan dan Administrasi Rumah Sakit</p> <p><strong>Tujuan:</strong></p> <ol> <li>Menyediakan platform bagi peneliti, akademisi, dan praktisi kesehatan untuk mempublikasikan penelitian mereka dan berbagi temuan yang dapat diterapkan dalam praktik.</li> <li>Meningkatkan kualitas dan relevansi penelitian di bidang kesehatan dengan memperhatikan konteks lokal dan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat.</li> <li>Mendorong kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk memajukan pengetahuan dan praktek kesehatan.</li> </ol> <p><strong>Proses Penilaian:</strong> Semua manuskrip yang dikirimkan ke jurnal ini akan melalui proses review sejawat yang ketat untuk memastikan kualitas dan validitas penelitian. Proses ini melibatkan para ahli di bidang kesehatan yang akan menilai aspek metodologi, relevansi, dan kontribusi ilmiah dari setiap artikel.</p> <p><strong>Penerbit:</strong> STIKes Kesehatan Baru Doloksanggul, yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan dan penelitian di bidang kesehatan melalui publikasi ilmiah berkualitas tinggi.</p> <p><strong>Frekuensi Terbit:</strong> Jurnal ini diterbitkan secara berkala dengan frekuensi dua kali setahun, mencakup edisi Mei-Oktober dan November-April</p> <p><strong>Kontak dan Pengajuan:</strong> Untuk informasi lebih lanjut tentang pengajuan manuskrip, berlangganan, atau pertanyaan lainnya, silakan hubungi redaksi melalui email [<a rel="noopener"><strong>jurnalmedikakb@gmail.com</strong></a>] atau kunjungi situs web resmi kami di https://stikeskb.ac.id/ </p> <p> </p> https://jurnal.stikeskb.ac.id/index.php/akbid/article/view/129 EVALUASI KETEPATAN DISTRIBUSI OBAT DI INSTALASI FARMASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOLOKSANGGUL KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2026 2026-05-19T02:42:52+00:00 Dewi Hutagaol dewi.hutagaol@stikeskb.ac.id Dewi Purba devi.purba@stikeskb.ac.id Crisna Lumban Gaol crisna.lumbangaol@stikeskb.ac.id Kino Siboro kino.siboro@stikeskb.ac.id <p>ABSTRAK</p> <p>&nbsp;</p> <p>Distribusi obat merupakan salah satu komponen penting dalam sistem logistik farmasi rumah sakit yang berperan dalam menjamin ketersediaan obat secara tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Ketidaktepatan distribusi obat dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kesehatan, meningkatnya risiko medication error, serta menurunkan mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan distribusi obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 responden yang terdiri dari apoteker, tenaga teknis kefarmasian, dan petugas distribusi obat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan ketepatan jenis obat sebesar 80,0%, ketepatan jumlah obat 73,3%, ketepatan waktu distribusi 66,7%, ketepatan mutu obat 90,0%, dan ketepatan sasaran distribusi 83,3%. Secara keseluruhan, ketepatan distribusi obat berada pada kategori baik yaitu sebesar 76,7%. Disimpulkan bahwa sistem distribusi obat di Instalasi Farmasi RSUD Doloksanggul telah berjalan cukup efektif, namun perlu peningkatan terutama pada aspek ketepatan waktu distribusi.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal STIKes Kesehatan Baru https://jurnal.stikeskb.ac.id/index.php/akbid/article/view/130 PENGARUH KOMPETENSI PETUGAS PENDAFTARAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RSUD DOLOKSANGGUL TAHUN 2026 2026-05-19T07:19:23+00:00 Crisna Lumban Gaol crisna.lumbangaol@stikeskb.ac.id Dewi Ayu L Hutagaol dewi.hutagaol@stikeskb.ac.id Dewi Purba dewi.purba@stikeskb.ac.id Kino Siboro kino.siboro@stikeskb.ac.id <p>Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul merupakan salah satu rumah sakit tipe C di Kabupaten Humbang Hasundutan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kompetensi petugas pendaftaran merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Kompetensi petugas meliputi kemampuan komunikasi, ketepatan pelayanan, keramahan, keterampilan administrasi, dan kemampuan memberikan informasi kepada pasien. Berdasarkan hasil observasi awal terhadap 10 responden diketahui bahwa 6 responden (60%) merasa puas terhadap pelayanan petugas pendaftaran karena petugas dinilai ramah dan cepat dalam melayani, sedangkan 4 responden (40%) merasa kurang puas karena petugas kurang komunikatif dan pelayanan dinilai lambat. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kompetensi petugas pendaftaran terhadap kepuasan pasien di RSUD Doloksanggul Tahun 2026.</p> <p>Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan di RSUD Doloksanggul sebanyak 230 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan bantuan program SPSS.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kompetensi petugas pendaftaran dalam kategori baik sebanyak 39 responden (55,7%), sedangkan kompetensi petugas kategori kurang baik sebanyak 31 responden (44,3%). Tingkat kepuasan pasien menunjukkan bahwa sebanyak 40 responden (57,1%) merasa puas dan 30 responden (42,9%) merasa tidak puas. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p value = 0,002 &lt; 0,05 yang berarti terdapat pengaruh kompetensi petugas pendaftaran terhadap kepuasan pasien di RSUD Doloksanggul Tahun 2026.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi petugas pendaftaran berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Pihak rumah sakit diharapkan meningkatkan kompetensi petugas melalui pelatihan pelayanan prima dan komunikasi efektif.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal STIKes Kesehatan Baru https://jurnal.stikeskb.ac.id/index.php/akbid/article/view/131 HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEMANDIRIAN LANSIA USIA DI ATAS 65 TAHUN DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI HARI DI DESA MATITI I KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2026 2026-05-19T07:22:57+00:00 Mery Lestari Simajuntak mery.simanjuntak@stikeskb.ac.id Rouli DF Simamora rouli.simamora@stikeskb.ac.id Adelima CR Simamora adelima.simamora@stikeskb.ac.id <p>Kemandirian pada lanjut usia tergantung pada kemampuan status fungsionalnya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penurunan kemandirian adalah indikator krusialtentang adanya penyakit pada lansia seperti aktivitas kehidupan sehari-hari (activity of daily living) yang mencakup makan, keluarmasuk toilet, mandi, berjalan serta mengenakan pakaian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan desain crossectional,peneliti menggunakan kuesioner, jumlah populasi sebanyak 145 kk dan jumlah sampel sebanyak 59 orang dengan menggunakan rumus lovin untuk menentukan samel. Berdasarkan hasil penelitian dari 59 responden dapatdisimpulkan bahwa yang dukungan baik sebanyak 27 orang (45,5% ) dukungan keluarga yang kurang baik (3254,2% Dukungan keluarga merupakan suatu sikap, tindakan danpenerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit) Kemandirian pada lanjut usia tergantung pada kemampuan status fungsionalnya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kemenkes RI (2021) menjelaskan tentang lanjut usia adalah individu yang sdah memasuki usia dari 60 tahun dan memiliki perubahan aspek fisik-psiko-sosial emosional dan spritual dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya, serta upaya untuk mendapatkannya memerlukan suatu bantuan baik yang bersifat mandiri, bantuan sebagian hingga total. Pengumpulan data dilakukan dengan survey lapangan dengan mewawancarai pasien yang melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri dengan dukungan keluarga dan yang melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri tanpa dukungan keluarga.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal STIKes Kesehatan Baru https://jurnal.stikeskb.ac.id/index.php/akbid/article/view/132 GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE PADA SAAT MENSTRUASI DI SMA SWASTA HKBP LINTONG NIHUTA 2026-05-26T06:53:54+00:00 Nova Siregar novasontry@gmail.com <p>Pada masa menstruasi, remaja putri perlu menjaga pola hidup sehat, terutama <br />personal hygiene. Kebersihan diri saat menstruasi bertujuan menjaga kesehatan <br />organ reproduksi dan mencegah infeksi. Kurangnya kebersihan dapat <br />menimbulkan pruritus vulva, yaitu rasa gatal pada area genetalia. Penelitian ini <br />bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri tentang <br />personal hygiene saat menstruasi di SMA Swasta HKBP Lintong Nihuta Tahun <br />2024. Personal hygiene saat menstruasi penting untuk mencegah gangguan <br />kesehatan reproduksi seperti keputihan, infeksi saluran kemih, radang panggul, dan <br />kanker leher rahim. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif <br />dengan populasi 43 orang dan sampel 30 responden dengan kriteria remaja putru, <br />pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas <br />responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 18 orang (60,0%), sikap baik <br />sebanyak 16 orang (53,3%), dan melakukan personal hygiene dengan baik <br />sebanyak 22 orang (73,3%). Diharapkan remaja putri meningkatkan personal <br />hygiene saat menstruasi untuk menjaga kesehatan reproduksi.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal STIKes Kesehatan Baru https://jurnal.stikeskb.ac.id/index.php/akbid/article/view/135 HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN RELIGIUSITAS TERHADAP KESIAPAN MENGATASI POST POWER SYNDROME PADA ASN DI LINGKUNGAN PERKANTORAN KOMPLEK BUKIT INSPIRASI PEMERINTAHAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2026 2026-05-26T08:35:55+00:00 Elinda Juniwati Sijabat elinda.sijabat@stikeskb.ac.id Rouli DF Simamora rouli.simamora@stikeskb.ac.id Helprida Sihite helprida.sihite@stikeskb.ac.id <p>Post Power Syndrome adalah kondisi dimana yang hilang nya sebuah kekuasaan pada diri seseorang hal ini biasanya terjadi pada lansia yang memasuki massa pensiun sehingga bisa mengakibatkan terjadinya stress di karenakan tidak mampu menghadapi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan religiusitas terhadap kesiapan mengatasi post power syndrome. Jenis penelitian deksriptif analitik dimana variabel independen dan variabel dependen diteliti secara bersamaan. Penelitian mulai Februari- April 2026 dengan jumlah populasi 35 orang. Pengambilan sampel mengunakan total sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Pengambilan data mengunakan kusioner dalam google form, data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan religiusitas dalam kesiapan mengatasi post power syndrome diperoleh pvalue (0.955)&gt; ? (0.05). Ada hubungan dukungan sosial dalam kesiapan mengatasi post power syndrome diperoleh p-value (0.955)&gt; ? (0.05). Diharapkan kepada responden agar lebih siap mengatasi kecenderungan post power syndrome saat memasuki masa pensiunnya dengan dukungan sosial dan religiuisitas sehingga responden dapat mengahadapi masa pensiunnya dengan baik dan tidak merasa hilang peran dan kekuasaan baik dikeluarga maupun di masyarakat atau lingkungan sekitar.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal STIKes Kesehatan Baru